Sabtu, 14 April 2012

Epidemiologi


DEFINISI EPIDEMIOLOGI

Epidemiologi (MacMahon,1970) yaitu mempelajari kejadian dan distribusi penyakit beserta “determinant”nya atau faktor-faktor yang berhubungan atau mempengaruhi distribusi itu. Yang dimaksud kejadian penyakit adalah riwayat alamiahnya, sedangkan distribusi penyakit dimaksudkan menurut kelompok faktor tempat, orang, dan waktu.


TUJUAN EPIDEMIOLOGI

Epidemiologi mempunyai tiga tujuan sebagai berikut:
1.      Mendiagnosis masalah kesehatan komunitas,
2.      Menentukan riwayat alamiah dan etiologi penyakit,
3.      Menilai dan merencanakan pelayanan kesehatan(Abramson, 1979)

Ketiga tujuan diatas dapat tercapai dengan melakukan surveilans epidemiologi dan penelitian epidemiologi(Lapau, 1986). 


 
KONSEP DASAR EPIDEMIOLOGI

OTW ( Orang, Tempat, Waktu )
*      Orang
Variabel orang adalah ciri-ciri yang didapat sejak lahir ataupun sesudah lahir. Jenis kelamin, umur, ras, status kekebalan, perkawinan, pekerjaan, sosial ekonomi dan lingkungan. Pentingnya variabel orang misalnya umur adalah untuk mengetahui :
a. Potensi mereka untuk terpapar dengan sumber infeksi
b.
Tingkat imunisasi mereka
c.
Aktifitas fisiologi.

*      Tempat
Maksudnya adalah perkotaan, pedesaan, pemukiman domestik asing dan sebagainya. Hubungan penyakit dengan tempat menunjukkan adanya faktor-faktor yang mempunyai arti penting sebagai penyebab timbulnya penyakit antara penghuni dengan tempat yang dihuni .Faktor ini dipengaruhi oleh:
1.      Iklim
2.      Sifat tanah/geografi
3.      Flora dan fauna
4.      Penyebaran dan kepadatan penduduk
5.      Sifat pelayanan kesehatan
6.      Agama, adat istiadat

*      Waktu
Kejadian penyakit menurut waktu seperti jam, hari, minggu dan bulan serta tahun. Tujuan mengetahui waktu adalah untuk dapat memperkirakan sumber penyakit dengan melihat masa inkubasi penyakit, perkiraan terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) dan melihat penurunan kasus karena program kesehatan tertentu, misalnya penurunan penyakit TB selama dicanangkan program imunisasi atau penurunan penularan DBD setelah pencanangan 3M Plus..Peristiwa kesehatan/penyakit mengalami perubahan dari waktu ke waktu:
1.      Keberadaan penyebab pada waktu tertentu
2.      Perubahan lingkungan
3.      Perubahan criteria dan alat diagnosis serta kemajuan IPTEK
4.      Perubahan pada penyakit karena usaha pencegahan dan penangguhan

HAE (Host, Agent, Environtment)

*      AGENT
Menyangkut 3 unsur :
a. Biologis
Bakteri, virus, fungi, protozoa, metazoan.
Contohnya : Hepatitis disebabkab virus, TBC disebabkan oleh bakteri.
b. Kimiawi
Pestisida, bahan pengawet makanan, obat-obatan, kimia dan limbah industry.
Contohnya : Keracunan makanan yang tercemar pestisida
c. Fisik
Panas, sinar radiasi, suara, getaran objek yang bergerak-gerak.
*      HOST
Sering disebut dengan pejamu adalah makhluk hidup sederhana atau kompleks, termasuk manusia yang bisa diinfeksi oleh agen spesifik.
Faktor-faktor pada pejemu yang mempengaruhi atau berperan penting terhadap resiko terpapar atau tertularnya dengan agen penyebab penyakit :
a. Umur
b.
Jenis kelamin
c.
Ras
d.
Status sosial
e.
Status ekonomi

Contohnya : Campak banyak menyerang anak-anak balita, kanker banyak menyerang laki-laki.

*      ENVIRONMENT
Faktor lingkungan yang penting adalah air, kondisi perumahan yang tidak sesuai dengan persyaratan kesehatan. Terjadinya penyakit adalah karena adanya interaksi antara host, agent dan environment yang melibatkan 6 komponen.
a. Penyebab penyakit (Faktor Etiologi) Penyebab penyakit meliputi faktor biologis sebagai penyebab : virus, bakteri, fungi, metazoa, protozoa dan rickettsia species pathogen. Faktor kimia : gas beracun, logam berat (Hg, Ag, Pb, Cd).
b. Reservoir dari Agent penyebab Definisi dari reservoir adalah manusia, binatang, antropoda, tumbuh-tumbuhan, tanah atau benda-benda mati dimana penyebab penyakit biasanya tinggal dan berkembang biak dan bergantung hidup, dari mana dia dapat ditularkan kepada host yang baru.
c. Cara keluar penyebab (agent) dari pejamu (host). Disebut dengan portal of exit yaitu melalui saluran nafas, saluran kencing, saluran kelamin, saluran pencernaan, kulit dan plasenta.
d. Cara penularan. Cara penularan/transmisi suatu penyakit adalah penting dalam menjembatani antara tempat keluarnya dari reservoir ketempat masuknya pada pejamu (host) baru.
e. Tempat masuk. Umumnya tempat masuk sama dengan tempat keluarnya penyebab penyakit.
f. Kerentanan pejamu (host). Ada beberapa faktor yaitu : genetic, kekebalan spesifik baik alamiah maupun buatan.






Tidak ada komentar:

Posting Komentar